Kupas Tuntas Business English: Kosakata Formal yang Wajib Digunakan vs. Kata “Haram” Saat Interview
Banyak orang mengira bahwa sudah cukup “lancar” bahasa Inggris jika sudah bisa mengobrol santai dengan teman sebaya. Namun, saat memasuki ruang interview atau rapat direksi, penggunaan bahasa Inggris “jalanan” (slang) atau bahasa yang terlalu kasual bisa menjadi bumerang. Di dunia profesional tahun 2026, kemampuan membedakan register bahasa adalah indikator kematangan emosional dan intelektual seseorang.
Setelah Anda memahami Psikologi HRD, kini saatnya memoles amunisi kata-kata Anda. Menggunakan Business English bukan berarti Anda harus bicara seperti kamus berjalan, melainkan memilih kata yang presisi dan sopan.
1. Upgrade Kata Kerja: Dari “Kasual” ke “Profesional”
Salah satu cara tercepat agar terdengar lebih kompeten adalah mengganti phrasal verbs atau kata kerja umum dengan padanan yang lebih formal. Ini sangat berguna saat Anda menerapkan Metode STAR untuk menceritakan kesuksesan Anda.
| Kata Kasual (Hindari) | Business English (Gunakan) | Contoh Penggunaan |
| Think about | Consider | “I will consider your proposal.” |
| Give | Provide | “I provided the quarterly report.” |
| Get | Receive / Obtain | “I obtained my certification in 2025.” |
| Check | Verify / Monitor | “I monitored the project’s progress.” |
| Fix | Resolve / Rectify | “I resolved the client’s complaint.” |
2. Kata-kata yang “Haram” Diucapkan Saat Interview
Ada beberapa kata yang mungkin terdengar keren di film Hollywood, tapi sangat dilarang dalam konteks profesional:
-
“Gonna” / “Wanna” / “Gotta”: Ini adalah pemendekan kata (contraction) yang terlalu santai. Gunakan bentuk lengkap: “I am going to…” atau “I would like to…”.
-
“Stuff” / “Things”: Kata-kata ini menunjukkan ketidakmampuan Anda menjelaskan sesuatu secara spesifik. Daripada bilang “I did many things”, lebih baik gunakan Action Verbs Berbobot seperti “I managed various responsibilities”.
-
“Like” (sebagai filler): Terlalu sering menggunakan “It’s like… you know…” membuat Anda terdengar tidak yakin. Jika Anda bingung, lebih baik gunakan Trik Membeli Waktu.
3. Frasa Sopan untuk Negosiasi dan Opini
Sebagai calon Global Citizen, Anda harus tahu cara menyampaikan perbedaan pendapat tanpa menyinggung lawan bicara.
-
Daripada bilang: “I don’t like this idea.”
-
Lebih baik: “I have some concerns regarding this approach.”
Penggunaan kata-kata yang lebih halus (hedging) menunjukkan bahwa Anda memiliki soft skill yang baik dalam diplomasi kantor. Hal ini juga membantu Anda menjaga Bahasa Tubuh Tetap Tenang karena Anda merasa memegang kendali atas kata-kata Anda.
Mengapa Business English Sangat Menentukan Karir?
Rekruter melihat penggunaan bahasa Anda sebagai cerminan bagaimana Anda akan merepresentasikan perusahaan di depan klien nantinya. Jika Anda tidak bisa membedakan bahasa formal dan informal di ruang interview, mereka akan ragu memberikan tanggung jawab besar kepada Anda.
Latihan mandiri sering kali tidak cukup untuk mendeteksi kebiasaan buruk dalam berbicara. Inilah manfaat dari Kursus Bahasa Inggris Online. Melalui sesi roleplay dan koreksi langsung dari pengajar, Anda bisa segera membuang kosakata kasual dan menggantinya dengan kosakata elit yang disukai oleh para eksekutif.
Kesimpulan: Investasi pada Kata-Kata
Mempelajari Business English adalah investasi yang akan terus membuahkan hasil seiring perkembangan karir Anda. Mulailah dengan memperbaiki satu atau dua kata setiap hari, dan jangan lupa untuk selalu melakukan Ceklis Persiapan H-1 agar Anda bisa fokus sepenuhnya pada pemilihan kata saat hari-H tiba.
Ingin Terdengar Seperti Eksekutif Berkelas Saat Interview?
Kuasai ribuan kosakata bisnis yang tepat sasaran bersama mentor profesional di BAHASAKU INGGRIS. Kami akan membantu Anda bertransformasi dari pembicara kasual menjadi pembicara profesional yang meyakinkan.
Dapatkan Voucher Potongan 50% untuk Kelas Business English Hari Ini!
👉 HUBUNGI ADMIN VIA WHATSAPP: 0812-1633-0704
