Belum Ada Kabar? Ini Cara Menulis Email Follow-up Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris yang Persuasif
Sudah seminggu mengirim lamaran tapi belum ada balasan? Menunggu memang membosankan, tapi jangan biarkan hal itu menghentikan langkahmu. Mengirim email follow-up bukan berarti kamu mengganggu, melainkan menunjukkan ketertarikan dan antusiasme yang tinggi terhadap posisi tersebut.
Sama seperti saat kita mengoptimasi profil LinkedIn, penulisan email harus dilakukan dengan strategi yang tepat agar tetap terkesan profesional dan tidak memaksa.
Berikut adalah panduan menulis email follow-up yang efektif:
1. Timing is Everything (Waktu yang Tepat)
Jangan mengirim email follow-up hanya sehari setelah melamar. Berikan waktu bagi rekruter untuk bernapas. Waktu ideal adalah 7-10 hari kerja setelah lamaran dikirim atau setelah tanggal wawancara terakhir.
2. The Subject Line (Judul Email yang Jelas)
Pastikan rekruter tahu siapa kamu dan posisi apa yang kamu lamar hanya dengan melihat judulnya.
-
Contoh: Follow-up: [Job Title] Application – [Your Name]
3. Keep it Short and Sweet (Singkat dan Padat)
Rekruter adalah orang yang sibuk. Jangan menulis email sepanjang artikel refleksi. Fokus pada tiga hal: terima kasih, nyatakan kembali minatmu, dan tanyakan langkah selanjutnya.
-
Template Singkat: “Dear [Hiring Manager’s Name], I hope you’re having a great week. I’m writing to follow up on my application for the [Job Title] position. I am still very interested in the role and would love to hear about any updates regarding the hiring process. Thank you for your time and consideration.”
4. Highlight Your Value (Tunjukkan Nilaimu)
Jika selama menunggu kamu memiliki pencapaian baru, misalnya baru saja menyelesaikan kursus bersertifikat, kamu bisa menyebutkannya secara singkat sebagai nilai tambah.
Hindari Kesalahan Umum
Hati-hati dengan kosakata yang sering salah kaprah. Jangan menggunakan kata-kata yang terlalu menuntut seperti “I demand an update” atau “Why haven’t you replied?”. Gunakan bahasa yang sopan dan profesional agar citra dirimu tetap terjaga.
Kemampuan menulis email ini sangat krusial, terutama jika kamu bercita-cita bekerja di perusahaan multinasional yang mengharuskanmu memimpin rapat dalam bahasa Inggris.
Kesimpulan
Email follow-up yang ditulis dengan baik menunjukkan bahwa kamu adalah kandidat yang proaktif dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Jadi, jangan ragu untuk menekan tombol kirim!
Ingin draf lamaran kerja dan emailmu dikoreksi oleh mentor profesional? Yuk, cek biaya kursus bahasa Inggris online kami. Kami siap membantumu meraih karir impian di tahun 2026!
